Kamis, 31 Januari 2013

Contoh Struktur Redaksi



SOAL !!!
Carilah contoh struktur redaksi !

JAWAB !!!
Struktur Redaksi Surat Kabar
Sebuah perusahaan surat kabar dipimpin oleh Pemimpin Umum. Pemimpin umum dibantu oleh pemimpin perusahaan yang bertugas mengembangkan pemasaran surat kabar, dan Pemimpin Redaksi yang bertugas mengembangkan produk surat kabar.
Seorang Pemimpin Redaksi pada perusahaan surat kabar besar biasanya dibantu oleh Wakil Pemimpin Redaksi. Meskipun begitu, Wakil Pemimpin Redaksi tidak mutlak ada, tergantung kebutuhan dan kebijakan perusahaan surat kabar. Tugas seorang Pemimpin Redaksi lebih ke masalah kebijakan dan hubungan dengan pihak luar.
Pada dasarnya, Pemimpin Redaksi jarang sekali memimpin rapat redaksi. Biasanya, Pemimpin Redaksi memimpin rapat-rapat terkait kebijakan atau rapat-rapat khusus lainnya yang dipandang mampu memberikan motivasi pada organ redaksi. Pemimpin Redaksi juga menggelar rapat ketika ada sesuatu yang baru, penting, atau rapat pleno redaksi.
Pemimpin Redaksi juga dibantu oleh Sekretaris Redaksi. Sekretaris Redaksi berada langsung di bawah kendali Pemimpin Redaksi atau Redaktur Pelaksana. Meskipun begitu, Sekretaris Redaksi tidak memiliki alur komando pada posisi di bawahnya. Namun, Sekretaris Redaksi secara langsung bertanggung jawab pada Redaktur Pelaksana dan Pemimpin Redaksi mengenai kondisi redaksi.
Sekretaris Redaksi disebut juga sebagai “Ibu” redaksi. Selain harus mampu mengkoordinasikan redaksi, Sekretaris Redaksi juga harus menjadi pendengar yang baik. Biasanya, Sekretaris Redaksi menampung curahan hati redaksi.
Pada Sekretaris Redaksi pula data Wartawan, Redaktur, Koordinator Peliputan, dan organ redaksi lainnya terkumpul. Data-data yang ada berdasarkan fakta yang terjadi di redaksi. Misalnya, data mengenai catatan-catatan keharusan wartawan menyetorkan tulisannya, catatan mengenai sikap, keterlambatan, dan catatan-catatan sikap lainnya.
Sehingga, Sekretaris Redaksi merupakan orang yang harus mampu menjaga rahasia redaksi. Sekretaris Redaksi juga harus mampu menjadi jembatan perselisihan antar organ keredaksian.
Di bawah Pemimpin Redaksi adalah Redaktur Pelaksana. Redaktur Pelaksana bertugas ke dalam redaksi dan merupakan pemimpin teknis harian redaksi surat kabar.
Redaktur Pelaksana dibantu oleh Koordinator Peliputan dan Manajer Produksi. Koordinator peliputan dan Manajer Produksi berada pada posisi yang sejajar dan bertugas mengkoordinasikan konten-konten yang dikumpulkan wartawan untuk dimuat keesokan harinya.
Pada pagi hari, Koordinator Peliputan memimpin perencanaan konten-konten yang akan dimuat pada keesokan harinya. Misalnya konten ketika Gunung Merapi meletus. Koordinator Peliputan memimpin rapat Redaktur untuk membahas Merapi. Rapat biasanya diisi dengan sharing dari Redaktur-Redaktur. Misalnya saja Redaktur Ekonomi membahas dampak Merapi terhadap aktivitas bisnis di kota Bandung. Kemudian Redaktur Kota membahas dampak Merapi terhadap aktivitas pergerakan masyarakat perkotaan di Bandung.
Dari rapat pagi inilah kemudian dirancang skenario pemberitaan yang dirancang sedemikian rupa sehingga tepat pada sasarannya. Biasanya, skenario pemberitaan lebih ke skenario pengemasan sebuah berita. Misalnya saja penentuan liputan utama, angle yang digunakan, tulisan-tulisan pendukung yang diperlukan, narasumber yang dibutuhkan, dan foto-foto yang ditampilkan.
Skenario pemberitaan menentukan jumlah wartawan yang diperlukan. Setelah skenario pemberitaan selesai, kemudian redaktur mengkoordinasikannya dengan wartawan di lapangan. Tugas redaktur sendiri hanya mengontrol kinerja wartawan pada jam kerja dan mendampinginya saat mereka bertugas di lapangan. Redaktur juga bertugas mengembangkan liputan yang ada dari laporan wartawan.
Menjelang siang, biasanya Koordinator Peliputan akan menghubungi setiap Redaktur untuk mengetahui apa yang sudah diperoleh wartawan di lapangan. Biasanya juga diselenggarakan rapat siang untuk membahas perkembangan konten yang masuk.
Pukul 15, biasanya diselenggarakan rapat budgeting. Fungsinya untuk membahas perolehan akhir konten dari wartawan dan perkembangan topik dari rapat pagi hari. Rapat budgeting ini biasanya dipimpin oleh Manajer Produksi. Selain membahas konten, rapat budgeting juga biasanya membahas biaya yang dibutuhkan untuk surat kabar terbit keesokan harinya. Tak heran, dalam rapat budgeting pun hadir Manajer Iklan dan Manajer Keuangan. Fungsinya untuk mencocokkan antara konten, ruang iklan, dan biaya produksi. Selain itu, Manajer Iklan juga berfungsi mengawasi mana konten yang membahakan pemasukan untuk perusahaan. Manajer Produksi sendiri bertanggung jawab pada apa yang akan dicetak keesokan harinya.
Redaktur sendiri bertanggung jawab kepada Koordinator Liputan dari pagi hingga sore hari. Selepas sore hari, seusai rapat budgeting, Redaktur diperbantukan sebagai editor dalam menangani naskah-naskah yang diupayakan oleh wartawan. Sehingga pertanggungjawaban redaksi berpindah dari Koordinator Peliputan ke Manajer Produksi ketika sore hari.
Posisi Redaktur dalam surat kabar cukup penting. Redaktur merupakan manajemen tengah surat kabar dan menentukan hitam-putihnya sebuah surat kabar.
Adapun Pemimpin Perusahaan bertugas mencari keuntungan. Keuntungan bisa diperoleh dari oplah, iklan, event-event off air, percetakan, dan lain-lain. Pemimpin Perusahaan harus mampu memastikan bahwa semua keuntungan yang telah ditargetkan tercapai.
Pemimpin Perusahaan dibantu oleh beberapa manajer. Para manajer tidak memiliki alur komando terhadap yang lainnya, tetapi wajib berkoordinasi satu sama lain.
Pada perusahaan surat kabar, ada kepentingan antara organ yang berada di bawah Pemimpin Perusahaan dan organ di bawah Pemimpin Redaksi. Contohnya dengan surat Kabar XYZ yang memberitakan keburukan bank ABC yang merupakan salah satu sumber pemasukan perusahaan.
Bila pada tingkat redaksi tidak bisa dibicarakan, hal ini bisa dibicarakan antara Manajer, Koordinator Peliputan, Manajer Produksi, dan Redaktur Pelaksana. Bila tidak, dibicarakan antara Pemimpin Redaksi dan Pemimpin Perusahan. Bila tidak juga, penyelesaian masalah ini merupakan hak veto Pemimpin Umum. Pemimpin Umum yang merangkap sebagai Pemimpin Perusahaan merupakan hal yang berbahaya. Karena, bila ada permasalahan yang berkaitan dengan Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi, biasanya Pemimpin Umum akan cenderung mengambil keputusan yang dianggap baik dari sudut pandang Pemimpin Perusahaan.
Adapun dalam media online, prinsipnya bahwa semua berita tidak berhak ditahan. Biasanya, redakturnya membawa laptop. Sedangkan wartawannya membawa Blackberry agar berita online selalu diperbaharui. Redaktur sendiri bertugas memantau dan menaikan berita yang disuplai wartawan.
Struktur redaksi surat kabar, digambarkan pada skema di bawah ini :

0 komentar:

Poskan Komentar